Eviews dan Model Ekonometrika #30hari_skripsi

Making a Note #30hari_skripsi
August 27, 2014
Brainstorming Ide Penulisan #30hari_skripsi
August 27, 2014
Show all

Eviews dan Model Ekonometrika

Dias Satria

Model ekonometrika merupakan suatu alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis yang menjadi fokus penelitian dalam rumusan masalah. Model ekonometrika sesungguhnya hanya sebuat alat analisis yang terbatas pada model, sehingga penjelasan secara ekonominya menjadi lebih penting sehingga harus didukung dengan kajian-kajian literatur yang relevan.

Mahasiswa sebagian besar mengalami kesulitan dalam pemilihan model, hal ini selain disebabkan karena kurangnya pemahaman terhadap kegunaan model dan awamnya penggunaan software ekonometrika yang standar (Eviews atau SPSS), juga disebabkan karena kurangnya pemahaman dalam intepretasi output dari hasil analisis.

Dalam penelitian kuantitatif ada berbagai macam model ekonometrik yang dapat diaplikasikan. Dalam practical guide ini hanya dipaparkan beberapa jenis model yang umum digunakan dalam model kuantitatif, seperti: Model Regresi sederhana dan Berganda, Model Simultan, Model Time Series Vector Auto Regressive serta Model Logit dan Probit.

Dalam bab ini secara umum akan dijelaskan tentang model ekonomi, pengenalan model-model kuantitatif, pengenalan software Eviews dan intepretasi dan analisis output.

Ingat, bahwa jangan pernah berfikiran bahwa EKONOMETRIKA itu adalah sesuatu yang rumit dan sulit, karena era baru pengembangan teknologi (software) telah banyak memberikkan kontribusi pada kemudahan penggunaan software untuk penyelesaian masalah-masalah model ekonomi. Just klik, and see what computer has done for you. Tugas anda saat ini adalah belajar bagaimana mengoperasikannya, dan mengintepretasikannya. So, simple.

Penulisan Tugas Akhir dalam 30 hari, yang cukup singkat, tentu juga telah mempertimbangkan kemajuan tersebut. Bahwa analisis kuantitatif memberikkan gerak yang sempit untuk kajian yang terlalu luas dan glambyar, sehingga akan semakin mengefektifkan dan mengefisienkan waktu penelitian anda.

Tentang “ECONOMETRIC MODELLING”

Model ekonometrika merupakan suatu model yang mana menggunakan tiga dasar utama sebagai alat analisis suatu fenomena ekonomi yaitu teori fundamental terkait dengan ilmu ekonomi, statistika inferensial dan matematika. Untuk itu pula, sebelum menetapkan suatu model layak atau tidak untuk digunakan sebagai alat analisis dalam pengerjaan skripsi, perlu dilakukan verifikasi model, yang terdiri dari verifikasi teori ekonomi, verifikasi statistik dan verifikasi ekonometrika.

Verifikasi teori ekonomi dapat dilakukan dengan membuat pernyataan atau sebuah hipotesis yang mana sebagian besar bersifat kualitatif. Dalam pembuatan skripsi, teori ekonomi mendalilkan suatu fenomena yang didasarkan pada hukum atau teori-teori ekonomi lain yang menjadi fokus pembahasan sebagai dasarnya.

Sedangkan verifikasi statistik dilakukan dengan membuat teori ekonomi menjadi suatu pernyataan yang bersifat matematis. Langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam verifikasi statistik adalah melakukan proses yang bersifat statistik yaitu pengumpulan, pemprosesan, analisis dan penyajian data ekonomi ke dalam bentuk grafik dan tabel. Selanjutnya, verifikasi ekonometrika merupakan langkah yang harus dilakukan untuk melihat gangguan-gangguan yang menyebabkan model ekonometrika yang akan digunakan menjadi tidak tepat dan akurat.

PENGENALAN MODEL-MODEL KUANTITATIF

Model Regresi Linier Sederhana dan Regresi Linier Berganda

Model regresi linier sederhana merupakan bentuk kuantitatif pertama yang paling sering digunakan dalam analisis. Model ini dikatakan paling sederhana karena di dalam model tersebut hanya terdapat satu variabel yang bertindak selaku variabel bebas (explanatory variable) dan variabel terikat (explained variable). Sedangkan dalam model regresi linier berganda hampir serupa dengan model regresi linier sederhana. Poin penting yang membedakan adalah di dalam model regresi linier berganda variabel bebas (explanatory) yang digunakan lebih dari satu jenis variabel.

Di dalam pembuatan model ekonometrika jenis pertama (baik untuk regresi linier sederhana maupun regresi linier berganda) terdapat beberapa asumsi klasik yang harus dipenuhi terutama yang terkait dengan konsep linearitas. Berikut merupakan contoh model regresi sederhana dan berganda:

Quantity = f (Price)

Inflasi = f (Kurs)

Kurs = f(JUB, Inflasi, SBI, Ex-Im)

Tingkat suku bunga pinjaman = f(SIBOR, JUB, Inflasi, SBI, PDB)*

Note: *Model dibangun oleh Taufik Kurniawan (Jurnal BEMP)

Model Simultan

Model lain yang dapat digunakan dalam analisis ekonometrika adalah model simultan. Model ini menitikberatkan pada ada hubungan dua arah (simultan). Sehingga pada model ini tidak dapat ditentukan secara tepat mana yang termasuk variabel bebas dan mana variabel terikatnya. Hal yang perlu dilakukan utamanya untuk mengantisipasi unsur gangguan adalah dengan mengumpulkan informasi pada satu jenis persamaan dengan tidak mengabaikan informasi yang diberikan oleh persamaan lain dalam sistem. Hal penting lain yang perlu dipastikan sekali lagi adalah apakah model yang akan kita gunakan sesuai dengan teori yang menjadi landasan rasionalisasinya.

Misal:

Persamaan pertama mempunyai general function:

Y = f (x1, x2)

Sedangkan general function untuk persamaan kedua adalah:

X1 = f (Y, x2)

Model Vector Auto Regressive (VAR)

Pada analisis ekonometrika, model Vector Auto Regressive (VAR) merupakan suatu model yang menggunakan satu atau lebih nilai masa lalu (lag) dari variabel terikat diantara variabel bebas yang digunakan. Data yang biasa digunakan untuk model ini adalah jenis data time series (dari waktu ke waktu untuk satu obyek pengamatan). Pada model VAR ini, kita hanya perlu memilah-milah mana saja variabel yang berinteraksi dan perlu untuk dimasukkan dan seberapa banyak lag yang perlu diikutkan dalam model yang akan kita gunakan sebagai dasar analisis kita nanti.

Model Logit dan Probit

Model logit dan probit dapat digunakan untuk menentukan model apabila kita menggunakan variabel yang bersifat kualitatif (dummy variable). Baik pada model logit maupun probit dapat digunakan untuk membantu kita menjelaskan situasi yang skala ukurannya nominal, untuk memilih dua situasi yang dikotomi (“ya” atau “tidak”)

Model logit adalah suatu cara yang dapat membantu untuk mengkuantitatifkan dan menganalisis data kualitatif yang mencerminkan dua pilihan alternatif. Misalnya kita hendak meneliti dan menganalisis perbedaan kinerja yang ditunjukkan oleh kawasan industri andalan dengan industri perseorangan yang tidak masuk dalam kelompok andalan sebuah kota/kabupaten.

 

Dias Satria
Dias Satria
Dias Satria, Research field :Economic development, international trade, Banking and small/medium enterprise Email. dias.satria@gmail.com Mobile Phone. +62 81 333 828 319 Office Phone. +62 341 551 396

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *