Kesalahan umum dalam model survey (penentuan populasi dan sampling)

  • teknologi informasi tidak spesifik. apa yang dimaksud dengan TI. misal judulnya untuk meneliti penggunaan TI di dunia UMKM? TI bentuk apa?
  • meneliti tentang fintech tidak spesifik. fintech jenis apa? atau fokus saja misal model fintech crowd funding? atau peer to peer lending.
  • tidak jelas definisi operasionalnya. misal menganalisis “daya saing” umkm? daya saing itu ukurannya apa? sumbernya darimana? teorinya apa? adakah literature review yang menjelaskan tentang daya saing yang “similar” dengan yang kamu teliti.
  • meneliti tentang e-commerce? apakah marketplace? atau apa?
  • sebaiknya ketika melakukan survey (menggunakan likert) atau analisis multivariate. kritis dan spesifiklah.
  • pikirkan pertanyaan-pertanyaan ini:
  • Penelitian tentang obyek anak muda milenial?
  • Kalau anda meneliti sebuah populasi. Teorinya adalah anda tau jumlahnya, list of names respondent seluruhnya dll. hal ini harus jelas dulu populasinya siapa? apakah anda memiliki informasi tentang mereka? berapa jumlahnya? dll.
  • kalau tidak memiliki jumlah populasinya, maka dipersempit. misal milenial di provinsi? di kabupaten? di universitas dll? lebih sempit lebih mudah untuk mengidentifikasi jumlahnya. ingat ini penelitian survey, bukan penelitian kuantitatif dengan data sekunder. namun data primer. sehingga populasinya harus jelas.
  • Kedua, fahami tentang sampling. sample itu apa ya? sample itu adalah perwakilan dari populasi.
  • sebaik-baik pengambilan sampling adalah dengan “Random sampling”. setiap list populasi diberi nomor, kemudian di random (dengan menggunakan excel). cek di google teknik caranya. berapa yang diambil? bisa mengikuti teori-teori, slovin dll.
  • oleh karena itu, clearkan dulu populasinya. kemudian, sample diambil dengan teknik yang tepat.
  • kalau tidak menggunakan random sampling, jelaskan dengan baik kenapa harus dilakukan non-probability sampling.
  • kita ingin data yang benar-benar valid, dan tidak direkayasa. sehingga hasilnya akan baik.