Young Economist Forum: Ajang Eksistensi Ekonom Muda Terpilih Indonesia

Breakthrough 2016: Ekonomi Indonesia
January 4, 2016
Kota Malang: livable and sustainable?
February 25, 2016
Show all

Young Economist Forum: Ajang Eksistensi Ekonom Muda Terpilih Indonesia di Seminar Internasional “Fiscal Reform to Support Strong and Equitable Growth: Striking the Right Balance”

Denpasar, (11/12): Berbeda dari hari pertama Seminar Internasional “Fiscal Reform to Support Strong and Equitable Growth: Striking The Right Balance” yang mengundang narasumber berpengalaman dari berbagai negara dan organisasi internasional dunia, seminar pada hari kedua menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi di Indonesia yang fokus melakukan riset-riset terkait dengan topik yang diusung pada seminar tahun ini, reformasi fiskal dan pemerataan pertumbuhan ekonomi. Hal yang menarik dalam seminar di hari kedua ini adalah semua narasumber merupakan ekonom muda berusia kurang dari 40 tahun yang sudah meraih gelar doktor. Suahasil Nazara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal dalam sambutannya ketika membuka forum mengatakan bahwa tujuan diadakannya forum ekonom muda ini adalah untuk memperkenalkan para ekonom muda terpilih Indonesia di seminar Internasional. Selain itu Ia berpendapat bila para ekonom yang berasal dari berbagai macam universitas di Indonesia sangatlah penting dalam proses pembuatan sebuah kebijakan, sehingga mereka perlu dilibatkan dalam berbagai forum internasional.

Seperti seminar sebelumnya, forum ekonom muda juga dibagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama khusus membahas reformasi fiskal untuk mengatasi kemiskinan, ketimpangan dan pertumbuhan inklusif dengan narasumber Teguh Dartanto, Universitas Indonesia. Dalam presentasi Teguh, ia menjelaskan bahwa pertumbuhan yang tinggi akan disertai dengan ketimpangan yang juga meningkat. Tentu saja hal ini menjadi tantangan Pemerintah untuk meramu kebijakan fiskal yang tidak hanya fokus untuk meningkatkan pertumbuhan tetapi juga dapat mengurangi ketimpangan yang tercipta akibat dari pertumbuhan yang tinggi tersebut.

Narasumber forum ekonom muda yang kedua, Dias Satria, Universitas Brawijaya membahas tentang produktivitas dan kompetisi sumber daya manusia Indonesia dengan negara lain. Ia mengungkapkan ada berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan daya kompetisi Indonesia dengan melakukan reformasi struktural, memperbaiki iklim investasi, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, efisiensi jasa, penambahan infrastruktur, menciptakan pasar tenaga kerja yang fleksibel, menciptakan pertumbuhan yang inklusif, melindungi hak kekayaan intelektual, dan memberikan insentif pajak untuk pengembangan dan penelitian.

Sesi ketiga mengundang narasumber dari Universitas Padjajaran, Martin Daniel Siyaranamual. Topik yang dibahas adalah maksimalisasi penerimaan negara dan hambatan pemberian insentif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia jangka panjang. Selanjutnya, Ardyanto Fitrady dari Universitas Gajah Mada memaparkan topik terkait dampak desentralisasi terhadap kesejahteraan. Sesi terakhir dipaparkan oleh Akhmad Syakir Kurnia, Universitas Diponegoro yang membahas desentralisasi, pembangunan regional dan efisiensi sektor publik.

Selain forum ekonom muda, seminar juga diisi dengan sesi talk show yang menghadirkan John Hewson, Professor dari Crawford School ANU; Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Keuangan; Reza Yamora Siregar, Executive Director and Senior ASEAN Economist, Goldman, Sachs & Co, dan Perry Warjiyo, Deputi Gubernur BI.

Disela sela seminar hari ke-2 ini, juga dilakukan Konferensi Pers oleh Menteri Keuangan dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal kepada para media yang turut meramaikan jalannya seminar. Mengakhiri rangkaian seminar, Prof. Suahasil Nazara memberikan closing remarks untuk menutup keseluruhan agenda seminar. (IS/SU)
Sumber: http://www.fiskal.kemenkeu.go.id/dw-konten-view.asp?id=20151214234519928642323

Dias Satria
Dias Satria
Dias Satria, Research field :Economic development, international trade, Banking and small/medium enterprise Email. dias.satria@gmail.com Mobile Phone. +62 81 333 828 319 Office Phone. +62 341 551 396

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *